Tradisi Ngemumu di Bali, Ritual Penyucian dan Penolak Energi Negatif
- account_circle admin
- calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
- print Cetak

Tradisi Ngemumu di Manggis, Karangasem, Bali. /Foto: Istimewa
INFO BALINESE – Masyarakat di wilayah Manggis, tepatnya di Kabupaten Karangasem, kembali menggelar tradisi Ngemumu pada Selasa (15/04/2026). Tradisi ini merupakan bagian dari kearifan lokal yang sarat makna spiritual dan budaya.
Dalam pelaksanaannya, warga berjalan bersama sambil membawa obor menyusuri area desa. Api dari obor tersebut melambangkan unsur pembersihan dari hal-hal negatif yang diyakini dapat memengaruhi kehidupan manusia serta keseimbangan alam.
Selain itu, penggunaan daun kelapa kering yang dibakar juga memiliki makna simbolis, yaitu sebagai bentuk pelepasan dan pembuangan unsur-unsur negatif, baik yang bersifat sekala (nyata) maupun niskala (tidak kasat mata).
Prosesi berjalan bersama dengan obor mencerminkan kekompakan dan kepercayaan masyarakat dalam menjaga kesucian desa serta menciptakan rasa aman di lingkungan mereka.
Tradisi Ngemumu menjadi salah satu bentuk warisan budaya Bali yang terus dilestarikan, sekaligus menunjukkan kuatnya hubungan antara manusia, alam, dan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan masyarakat setempat.*
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar