Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Isra’ Mi’raj 1447 Hijriah, Umat Islam Manfaatkan Momen untuk Ziarah ke Makam Keramat Agung Pemecutan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • print Cetak

Umat Islam Ziarah ke Makam Keramat Agung Pemecutan/ Foto: Istimewa

INFO BALINESE – Isra’ Mi’raj 1447 Hijriah dimanfaatkan umat Islam di Tanah Air untuk melakukan wisata religi, salah satunya dengan berziarah ke Makam Keramat Agung Pemecutan yang berlokasi di Jalan Batukaru, Kelurahan Pemecutan, Denpasar Barat, Jumat (16/1/2026).

Makam Keramat Agung Pemecutan merupakan tempat peristirahatan terakhir putri Raja Pemecutan III, yakni I Gusti Ayu Made Rai, yang dikenal sebagai seorang mualaf setelah menikah dengan Pangeran Cakraningrat IV dari Madura. Dalam sejarahnya, sang putri kemudian dikenal dengan nama Raden Ayu Pemecutan atau Hj Siti Khotijah.

Kisah hidup dan wafatnya yang sarat cerita tragis, unsur gaib, serta berbagai pengalaman spiritual para peziarah membuat makam ini diyakini memiliki kekaromahan oleh umat Muslim. Tak heran, makam yang berada di dekat Setra Agung Badung tersebut kerap menjadi tujuan wisata religi, termasuk saat momentum peringatan Isra’ Mi’raj.

Sementara itu, Ketua Persaudaraan Muslim Hindu Bali (PMHB), Anak Agung Ngurah Agung, menuturkan bahwa Makam Keramat Agung Pemecutan merupakan salah satu destinasi wisata religi penting bagi umat Islam di Nusantara. Menurut tokoh Puri Gerenceng Pemecutan tersebut, waktu ziarah umumnya berlangsung pada hari Kamis, Jumat, dan Sabtu, tanpa terikat hari besar keagamaan tertentu.

“Makam Keramat Agung adalah simbol keharmonisan antara Hindu dan Islam. Tempat ini juga menjadi saksi hubungan baik antara Bali dan Madura sejak masa Kerajaan Badung hingga Puri Pemecutan saat ini,” ujar pria yang akrab disapa Turah Kingsan.

Ia menambahkan, meski ziarah tidak selalu dipengaruhi oleh hari raya, peringatan Isra Mikraj 2026 kebetulan jatuh pada hari Jumat, sehingga jumlah peziarah tetap terlihat. Selain rombongan kecil, makam ini juga kerap dikunjungi rombongan besar yang datang dari berbagai daerah di Indonesia untuk berziarah ke makam putri Raja Pemecutan III yang dikenal memiliki spiritualitas tinggi tersebut.*

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less